Selasa, 19 Maret 2013

FF Zoo Family~The Power Of Love~ || Part 4

- Part 4 -
Ara terbangun dari tidurnya, padahal dia baru tidur 20 menit. Dia mengingat semua kejadian yang baru terjadi. Mengingat wajah Yuan saat menerima kehadiran mereka. Seketika dia teringat sesuatu dan mengeluarkan tabnya. Ara terhentak ketika dia memperbesar foto mereka yang saat itu tak sengaja terambil gambar namja asing. Namja itu ternyata Yuan. Dia juga orang yang tak sengaja bertabrakan dengan Ara saat di pinggir sawah. Ara berpikir bagaimana Minri bisa mengenal Yuan? Hal ini harus benar-benar di selidiki. Ternyata Hyunsoo juga terbangun dari tidurnya. Dia melihat Ara yang memperhatikan tabnya frustasi.

“Ara-yaa.. Gwenchana?!”

“Ohh hyung.. Kau ingat namja asing di foto ini?! Look!” Ara men-zoom foto itu. Hyunsoo terbelalak melihat namja di dalam foto itu.

“Lee Yuan?!” Hyunsoo terheran. Ara menceritakan semua kejadian saat dia dan Yuan tak sengaja bertemu. Ara juga bertanya pada Hyunsoo bagaimana Minri mengenal Yuan sampai sedekat itu. Padahal mereka juga baru 4 hari di desa itu.

“Ahh.. Ntahlaa.. Tapi dua hari yang lalu saat kita hanya diam di hanok Minri di menemani Halmoni belanja. Apa mungkin saat itu dia bertemu dengan Yuan?!” Hyunsoo bergumam sendirian. Ara hanya melihat wajah Hyungnya yang sudah kelihatan sangat lelah.

“Hyung.. kau tidurlah! Wajahmu sudah sangat lelah..” Kata Ara lirih.

“Geure! Aku juga sudah ngantuk.. kau apa tidak tidur?!” Tanya Hyunsoo melihat Ara yang sedang memandang kosong ke arahnya.

“Eoh?! Aku akan tidur jika aku ngantuk..” jawab Ara.

“Aiisss... ini sudah larut malam, dan jangan bilang kau belum ngantuk! Amdwae!! Jja! biar ku antar kau ke mimpi paling indah..” cerosos Hyunsoo dengan gaya sok keibuan *ehh.. perhatian maksudnya.

“Aisshh...” Ara mengikut saja apa yang di bilang kakaknya ini. Ara berbaring di antara Hyunsoo dan Kyuhae.

“Ara-yaa.. Mianhae..” suara Hyunsoo terdengar pelan.

“mwo?!Yakk!! Hyunsoo!! Kau menangis?! Aigooo...” Ara menyampingkan badannya dan berusaha tetap tertawa melihat Hyunsoo yang sudah menundukkan wajahnya, walaupun sebenarnya dia juga meneteskan air mata *ini sedih woyy!!! Sedih!!*. “Hyung-aaa.. Gwenchana.. Aku tahu apa yang sedang kau pikirkan..” Kali ini Ara memeluk kakaknya itu. “Eomma, Wookie appa, Hoya appa, Minri eonnie, Seulra eonnie, Kyuhae oppa, haraboji, halmoni, kau dan aku, kita semua saling sayang hyung.. Mungkin pertengkaran dan perbedaan pendapat kita selama ini hanya sebagian kecil rasa sayang itu. Kita semua sama-sama sibuk dengan urusan masing-masing. Tapi aku tahu kta semua saling menyempatkan waktu untuk berkumpul. Neo arra?! Saat aku camp dengan Kyuhae oppa dan teman-teman sekelas kami waktu itu, aku merasa benar-benar ingin pulang. Aku rindu omelan Minri dan Seulra eom saat aku mengedit foto mereka menjadi sangat aneh, aku rindu appa dan eomma, aku juga rindu ocehanmu yang selalu membully kami! Hyung... sudahlaa, kejadian ini bisa kita lewati bersama. Kau jangan sedih seperti itu, mungkin tuhan sedang ngetest kita seberapa kuat kedekatan kita. Dan kita harus saling menguatkan! Saat ini tidak ada yang boleh menangis!” Hyunsoo menaikkan wajahnya, saat yang sama Ara menghapus air mata kakaknya itu.

“Gomawo saengii... Yaa! tapi kau juga menangis..” Hyunsoo terkekeh sambil menghapus sungai kecil di pipi adiknya.

“Eo?! Aku tidak menangis hyung.. ini namanya terharu!” jelas Ara. “Jja! Kita tidur, sepertinya hantu hutan ini merasuki ku tadi!” canda Ara dan membaringkan badanya. Hyunsoo pun tersenyum melihat kedua dongsaengnya tertidur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

PLEASE COMENT^_^

Read more: http://deviachrista.blogspot.com/2013/05/cara-mengganti-avatar-anonymous-pada.html#ixzz2WTJ5euBb